Matapubliknews.com

Duka Menyelimuti Desa Puntang, Empat Rumah Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Duka Menyelimuti Desa Puntang, Empat Rumah Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

EMPAT LAWANG, Duka menyelimuti warga Dusun II, Desa Puntang, Kecamatan Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Kebakaran hebat yang terjadi pada Selasa malam (3/11/2026), sekitar pukul 20.30 WIB, menghanguskan empat rumah warga dan menyebabkan sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal beserta harta benda mereka.

Peristiwa memilukan tersebut menjadi pukulan berat bagi para korban. Dalam hitungan waktu, api yang diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah warga dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan rumah lainnya.

Empat rumah yang mengalami kerusakan berat masing-masing milik Repi (33), Rewi (65), Wandras (52), dan Leti (50). Sementara itu, empat rumah tetangga lainnya turut mengalami kerusakan ringan akibat upaya mengendalikan dan membatasi rambatan api.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali diketahui oleh Leti yang melihat kobaran api telah menyambar bagian rumahnya. Ia kemudian bergegas keluar untuk meminta pertolongan kepada masyarakat sekitar.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan bantuan. Namun, besarnya kobaran api dan kondisi bangunan yang sebagian besar mudah terbakar membuat api dengan cepat meluas.

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat setempat, petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Ulu Musi dan armada Damkar Kecamatan Pendopo. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30 WIB.

Kerugian Ditaksir Mencapai Rp1 Miliar

Dampak kebakaran tersebut tidak hanya mengakibatkan kerusakan bangunan, tetapi juga menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar bagi para korban.

Berdasarkan laporan kepolisian, berikut perkiraan kerugian masing-masing korban:

* Repi: sekitar Rp150 juta.

* Rewi: sekitar Rp400 juta.

* Wandras: sekitar Rp150 juta.

* Leti: sekitar Rp300 juta.

Dengan demikian, total kerugian sementara dari empat rumah yang mengalami kerusakan berat diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Nilai tersebut belum termasuk kerugian akibat kerusakan ringan pada empat rumah tetangga lainnya.

Tidak Ada Korban Jiwa, Polisi Lakukan Penyelidikan

Meski peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang besar, beruntung tidak terdapat korban jiwa maupun laporan korban luka dalam kejadian tersebut.

Kapolsek Ulu Musi bersama personel kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mendata korban dan saksi, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.

Berdasarkan laporan awal, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik di kamar rumah milik Repi. Hingga laporan tersebut disusun, belum ditemukan indikasi adanya unsur kesengajaan.

Pihak kepolisian juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Saatnya Kepedulian dan Solidaritas Diuji

Musibah yang menimpa empat keluarga di Desa Puntang ini menjadi pengingat bahwa kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu dan meninggalkan dampak yang begitu besar bagi kehidupan masyarakat.

Di tengah kehilangan yang dialami para korban, kepedulian dan solidaritas sesama warga sangat dibutuhkan. Bantuan, baik berupa kebutuhan pokok, pakaian, perlengkapan rumah tangga maupun dukungan lainnya, tentu akan sangat berarti bagi keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.

Sebab, bagi mereka yang rumahnya telah dilalap api, persoalannya bukan sekadar menghitung kerugian materiil, melainkan bagaimana kembali membangun kehidupan setelah kehilangan tempat berteduh.

Musibah ini bukan hanya menjadi duka bagi empat keluarga, tetapi juga menjadi panggilan kemanusiaan bagi kita semua untuk hadir, peduli, dan saling membantu.
(Yan-Cs)

Type and hit Enter to search

Close