Matapubliknews.com

Kebakaran Cikawung Sisakan Kerugian hingga Rp150 Juta, Kades Utep Harap Bantuan Stimulan Dari Pemkab, Sukabumi


SUKABUMI. Matapubliknews.com — Kebakaran melanda sebuah rumah warga di Kampung Cikawung, RT 03/RW 10, Desa Margaluyu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Minggu malam, 20 September 2026. Rumah milik Maman, sekitar 70 tahun, itu ludes dilalap api.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Bangunan rumah yang sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat membesar. Warga dari sejumlah kampung kemudian bergotong royong melakukan pemadaman untuk mencegah kobaran api menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Kepala Desa Margaluyu, Utep Sudarjat, mengatakan kondisi akses jalan menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman. Kendaraan pemadam kebakaran tidak dapat mencapai titik lokasi secara maksimal karena kondisi jalan yang terbatas.

“Damkar hadir, tetapi kendaraan tidak bisa masuk karena akses jalan tidak memadai. Akhirnya masyarakat dari Cikawung, Cigadog, dan Pasir Muncang bahu-membahu memadamkan api,” ujar Utep saat diwawancarai awak media dikantornya, Senin (21/09/2026).

Menurut dia, api baru dapat dikendalikan sekitar dua jam setelah kejadian. Rumah di sisi kiri dan kanan bangunan yang terbakar berhasil diselamatkan sehingga api tidak merembet dan menimbulkan dampak lebih luas.

Utep bersama jajaran pemerintah desa langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Penanganan juga melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, serta unsur pemerintah kecamatan.

“Semalam saya bersama staf langsung ke lokasi. Kemudian Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana dan pihak kecamatan juga datang membantu. Alhamdulillah, masyarakat bergerak bersama,” katanya.

Tidak hanya bangunan, sejumlah harta benda milik korban ikut terbakar. Pemerintah desa sementara memperkirakan total kerugian berada pada kisaran Rp100 juta hingga Rp150 juta. Nilai tersebut masih dalam pendataan.

“Kerugian pastinya belum bisa dihitung. Rumah dan harta benda di dalamnya ikut terbakar. Perkiraan sementara sekitar Rp100 juta sampai Rp150 juta,” ucap Utep.

Sehari setelah kejadian, pemerintah desa berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mengupayakan penanganan bagi korban. Laporan telah disampaikan kepada Dinas Sosial, BAZNAS, BPBD, dan pemerintah kecamatan.

Utep mengatakan Camat Sukaraja juga telah meninjau lokasi sebelum tengah hari untuk melihat langsung kondisi korban dan rumah yang terbakar.

Pemerintah desa berharap pemerintah daerah dapat memberikan bantuan stimulan, terutama untuk memenuhi kebutuhan mendesak korban sekaligus membantu proses pemulihan dan pembangunan kembali tempat tinggal.

“Mudah-mudahan ada bantuan stimulan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk membantu warga yang terkena musibah,” ujarnya.

Di balik musibah tersebut, Utep mengingatkan warga agar tidak mengabaikan potensi kebakaran yang kerap bermula dari aktivitas rumah tangga. Penggunaan kompor dan kondisi instalasi listrik, kata dia, perlu menjadi perhatian setiap keluarga.

Imbauan itu disampaikannya kepada masyarakat pada malam kejadian, bertepatan dengan kegiatan Maulid Nabi di kampung setempat.

“Kalau menggunakan kompor, jangan ditinggalkan begitu saja. Pastikan kompor sudah dimatikan ketika rumah ditinggalkan,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat tidak menjadikan harga murah sebagai satu-satunya pertimbangan dalam pemasangan instalasi listrik. Kualitas material dan keamanan pemasangan, menurut dia, jauh lebih penting untuk mencegah risiko kebakaran.

“Jangan hanya memilih instalasi listrik karena murah. Lebih baik sedikit mahal, tetapi kualitas dan kekuatannya jelas. Keselamatan harus menjadi yang utama,” tegasnya.

Bagi Utep, kebakaran di Cikawung bukan hanya persoalan kerugian material. Peristiwa itu sekaligus menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses bagi kendaraan pemadam.

“Yang paling penting, kita sama-sama berhati-hati. Musibah ini menjadi pelajaran agar masyarakat lebih memperhatikan keselamatan, baik dalam penggunaan kompor maupun instalasi listrik,” pungkasnya

Prima RK

Type and hit Enter to search

Close