Matapubliknews.com

SMAN 1 Cibadak Menutup Kegiatan MPLS Dengan Aksi Nyata Kepedulian Lingkungan.



Sukabumi:- Matapubliknews.Com:-
Penutupan MPLS di SMAN 1 Cibadak di akhiri dengan kegiatan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan yang di ikuti oleh seluruh siswa baru.
Selasa 21/07/26

Kegiatan ini juga dihadiri Forkopimcam Kecamatan Cibadak, Tokoh Masyarakat, KNPI dan Karangtaruna Cibadak.

Kepala sekolah SMAN 1 Cibadak  Isda Sugara menyampaikan Alhamdulillah sesuai dengan peraturan kita hari ini adalah melaksanakan masa pengenalan lingkungan sekolah hari terakhir dan ditandai dengan aksi ekologi yaitu aksi dari semua peserta didik untuk melaksanakan bersih-bersih dan penataan lingkungan di sekitar sekolah masing-masing.

Adapun kegiatan ini di awali dengan Memungut sampah di sekitar lingkungan sekolah kemudian wilayah lingkungan sekitar dari sekolah dan juga kami melakukan aksi penanaman pohon kemudian kami melaksanakan pengecatan jembatan dan jalan akses yang menghubungkan antara wilayah sekolah dengan wilayah Bojong.

Fasilitas jembatan seperti ini tentu apa yang telah ada setelah dibangun dan seterusnya kita sama-sama bekerjasama untuk saling menjaga untuk terciptanya lingkungan yang aman nyaman asri bersih sehingga betul-betul lingkungan kita bisa memberikan dampak positif dan memberikan  manfaat yang baik untuk lingkungan kita.

​Tak hanya itu, para siswa juga melakukan pembersihan aliran Sungai Cikaluwing serta aksi pengecatan jembatan dan jalan akses penghubung antara kawasan sekolah dengan wilayah Bojong guna mempercantik fasilitas umum masyarakat.
​Mengenai aksi penanaman 500 pohon, kegiatan tersebut memberikan dampak langsung bagi kenyamanan belajar di sekolah.


Puncak musim kemarau kami menghimbau juga kepada seluruh anak ini untuk bagaimana menghemat air dalam penggunaan air tentunya Dan juga bagaimana kita rencanakan untuk membuat sumber-sumber air ataupun memanfaatkan sumber-sumber air yang ada sehingga betul-betul terjaga untuk wilayah sekitar,,terutama situ ya untuk keperluannya tidak apa namanya tidak kurangnya seperti itu kedepannya mudah-mudahan kita bisa membuat sumur-sumur resapan dan ketika musim kemarau air tidak terlalu berlebihan pemakaian nya

Harapan kami untuk warga sekitarnya untuk sama-sama saling mengingatkan dan saling menjaga atas kerawanan tentang kebakaran  seperti itu karena banyak bahan-bahan yang berpotensi untuk menimbulkan kebakaran sehingga kami juga berharap kepada anak-anak kami mudah-mudahan mereka  di wilayah atau kampungnya masing-masing ini bisa menjadi pionir atau bagaimana penghematan air  dan juga bisa menjaga lingkungannya supaya tidak terjadi kebakaran,,pungkas nya

Rina A




































Type and hit Enter to search

Close