Matapubliknews.com

‎Kerja Keras Kapolsek Loloda Utara dan Warga, Jembatan Darurat Desa Pacao Akhirnya Rampung



‎HALMAHERA UTARA – Semangat gotong royong antara personel Kepolisian Sektor (Polsek) Loloda Utara dan masyarakat Desa Pacao, Kecamatan Loloda Utara, membuahkan hasil. Jembatan darurat yang selama ini menjadi harapan warga akhirnya berhasil diselesaikan, sehingga akses transportasi yang sebelumnya sulit kini kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

‎Pembangunan jembatan darurat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Loloda Utara Ipda Parto bersama personel Polsek dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Selama proses pengerjaan, warga bahu-membahu mengangkat material hingga menyusun batang pohon kelapa yang dijadikan konstruksi sementara untuk menghubungkan jalur antardesa.

‎Sebelumnya, masyarakat harus melewati jalan berbatu dan rusak yang membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kehadiran jembatan darurat itu kini menjadi solusi sementara yang sangat membantu aktivitas warga, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan kesehatan.


‎Kapolsek Loloda Utara Ipda Parto menegaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesulitan yang dialami masyarakat di wilayah hukumnya.

‎Kalau mengikuti kewenangan, pembangunan infrastruktur memang menjadi urusan pemerintah daerah, baik Pemkab Halmahera Utara maupun Pemerintah Provinsi. Tetapi sebagai anggota Polri, tugas kami adalah melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. 

Saya tidak tega melihat warga di wilayah hukum saya kesulitan karena tidak memiliki jembatan penghubung," ujar Ipda Parto kepada tim media.

‎Ia mengatakan, keberadaan jembatan itu bukan hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang lebih kondusif.

‎"Yang merasakan manfaatnya bukan saya, tetapi seluruh masyarakat. Dengan adanya jembatan ini, aktivitas warga menjadi lebih lancar dan kondisi kamtibmas juga lebih terjaga," katanya.


‎Ipda Parto juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Pacao yang telah bergotong royong bersama personel Polsek, serta kepada anggota Pokdar Kamtibmas Polda Maluku Utara yang ikut memberikan dukungan selama proses pembangunan.

‎Saya melihat semangat rekan-rekan Pokdar Kamtibmas sangat luar biasa. Harapan saya, mereka segera dilantik agar dapat bersinergi dengan Polri, TNI, dan Kejaksaan dalam menjaga keamanan di setiap desa di Halmahera Utara," ungkapnya.


‎Sementara itu, praktisi hukum Oktofianus Leki mengapresiasi kepedulian Kapolsek Loloda Utara terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kondisi geografis dan infrastruktur jalan di wilayah Loloda Utara masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

‎Ia juga mengusulkan agar Polda Maluku Utara mempertimbangkan pembentukan pos subsektor di Desa Supu guna mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.


‎"Jarak dari Desa Supu menuju Polsek Loloda Utara cukup jauh, sementara kondisi jalannya juga sangat memprihatinkan. Kehadiran pos subsektor akan mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan kepolisian sekaligus memperkuat pemeliharaan kamtibmas," ujarnya.

‎Keberhasilan pembangunan jembatan darurat Desa Pacao menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat mampu menghadirkan solusi cepat bagi kebutuhan warga. Di tengah keterbatasan infrastruktur, semangat pengabdian dan gotong royong menjadi kekuatan utama dalam membuka kembali akses yang selama ini menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Loloda Utara.


‎Dodi ST H. Nay





































Type and hit Enter to search

Close