Matapubliknews.com

Harta warisan Adolf Hitler Jatuh di Tangan nya Bupati Halmahera Barat, Publik Soroti Kinerja James uang, KPK Takut Periksa Bupati James Uang.



Halmahera Barat - Kisah Kepemerintahan Sang Adolf Hitler,Yang sangat di kenal oleh seluruh  Dunia memang sejarah nya Adolf Hitler  sebagai seorang diktator ia justru mengandalkan Manipulasi 
Propaganda, dan kebohongan massal
Untuk merebut serta mempertahankan kekuasaan 
Dan manipulasi Publik ia menciptakan persona Fiktif yang menggambarkan 
Dirinya sebagai juru selamat Jerman melalui retorika yang menutupi tujuan ideologis ekstremnya 



Sejarah inilah yang di pakai dari Awal nya, Oleh Bupati Halmahera Barat (James uang) ia lahir pada tanggal 06  Juli tahun 1964 di asal usul nya dari desa Tuguis, Laloda sebelum James uang menjadi Politikus di tahun 1997 Hingga 2004 di waktu James uang adalah kepala sekolah di SMP Kristen Efim ibu, dan di tahun 2017 sampai dengan tahun 2022 kalau berbicara soal bedah kasus coba dari riwayat nya James uang pegang jabatan strategis baik itu dari kepala sekolah dan ketua BP3G Sinode Gereja Masehi lnjili Halmahera Kalau betul betul dari Aparat hukum kepolisian Polda Maluku Utara dan Aparat Hukum Kejaksaan tinggi Maluku Utara 




Betul betul mengungkap Skandal Kuota kasus Anggaran yang begitu besar coba itu di Audit kembali sampai dengan dari Awal nya James uang  menjadi Bupati Halmahera barat pada tahun 2020 ia dilantik pada tanggal 26 Februari 2021 masa jabatan nya di periode pertama dengan pasangan nya Djufri Muhamad 
Dan sampai saat ini terpilih kembali menjabat sebagai Bupati dan yang sangat begitu menarik nya di dalam pemberitaan ini ia itu adalah 



Cara kepemimpinan nya James uang itu memang sama persis dengan Sang Langenda Dunia (Adolf Hitler) kenapa bisa di katakan demikian tidak usah jau jau coba kita perhatikan dengan secara seksama pertama Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Halmahera barat (Rosberi Uang) coba tanyakan kepada seluruh masyarakat yang ada di Halmahera barat kalau Rosberi Uang dengan Bupati James uang itu seperti apa saudara dekat kah atau cuma satu marga saja, Narasumber pun menambahkan 


Di Poin yang pertama adalah Kepala dinas PUPR Kabupaten Halmahera Barat, (Fachlis,Sangkali) Pada tahun 2025,bahkan masih tetap bertahan sampai pada saat ini di tahun 2026 dan di poin kedua Kepala dinas kesehatan Halmahera barat Novelheins Sakalaty, SKM, M.Kes di Poin yang ketiga Diurut RSUD Jailolo dr, Novimaryana Drakel Sp.THT-KL, di Poin yang empat Kadis Inspektorat Halmahera barat Fenny Kiat mejabat dari semenjak tahun 2025 bahkan sampai di tahun 2026 karena kental nya politik Fenny Kiat diduga masih tetap pecahkan rekort, dan yang menarik nya di point ke Lima ini adalah Yoram Uang, Keluarga dari Bupati James Uang yang sangat begitu dekat karena Yoram uang merasa berkuasa dan bermodalkan dukungan penuh dari Sang Bupati Menurut keterangan nya dari beberapa Narasumber yang di dapatkan di lapangan.

Apa karena  mungkin Yoram uang ada hubungan darah atau hubungan kedekatan nya seperti apa tapi setau kami (Narasumber) Itu Yoram uang Mendapatkan Pekerjaan seperti  Proyek entah itu Anggaran apa dan asal usul itu proyek dari anggaran APBD kah atau kah bersumber dari APBN kah entah itu proyek yang mengikuti Lewat Proses tender kah atau kah itu Proyek Penunjukan Langsung kah(PL) itu wahwahhualam tapi Hampir Rata Rata masyarakat yang ada di Halmahera Barat itu tau Bahwa memang Saudara dekat  nya Bupati James Uang,ia itu Yoram uang mempunyai sampingan nya kerja proyek entah benar dan tidak nya kan biar nanti nya kan dari pihak Aparat Penegak Hukum yang panggil dan periksa saja toh ungkap,Nya Narasumber, bahkan Narasumber pun menambahkan dari kepala desa kok 

Bisa Langsung Naik Level menjadi Anggota dewan dan juga merangkap  Sekertaris DPP Apdesi Yoram Uang yang masuk di Struktur wakil ketua umum DPP Apdesi Pelantikan kepengurusan melalui surat keputusan kementerian Hukum dan HAM, Nomor:11/DPP-APDESI/X/2022 tanggal 18 Oktober 2022.

Dengan adanya pemberitaan tersebut Praktisi Hukum Oktofianus Leki, S.H., langsung menanggapi permasalahan yersebut menurut  Oktofianus Leki, S.H., bahwa anggota dewan (DPR/DPD/DPRD) Aktif tidak Di Larang secara spesifik oleh undang undang untuk merangkap jabatan sebagai pengurus atau anggota Organisasi masyarakat/Profesi seperti APDESI, selama organisasi tersebut tidak di danai oleh APBN/APBD.

Namun Larangan ketat itu berlaku jika jabatan tersebut melibatkan pengelolaan Anggaran yang bersumber dari  Anggaran Negara

1,aturan hukum Rangkap jabatan 


Ketentuan mengenai larangan rangkap jabatan bagi anggota dewan diatur dalam undang-undang tentang MPR, DPR.DPD.dan DPRD, (UU MD3) anggota dewan dilarang merangkap jabatan, praktisi hukum Oktofianus Leki, S.H., mengatakan dasar Larangan nya iyalah  anggota DPR/DPD dilarang merangkap jabatan sebagai pimpinan organisasi yang didanai dari APBN mau pun APBD, Merujuk pada asas larangan rangkap jabatan dan konflik kepentingan anggota dewan tidak di perbolehkan

Menerima atau mengelola jabatan ganda yeng berpotensi memicu penyalahgunaan wewenang (ebuse of Power) dan korupsi kolusi dan nepotisme (KK) itu salah satu tindakan sangsi Adminstratif dan peringatan dari Badan kehormatan (BK) DPR/DPRD, Anggota dewan dapat diberhentikan dari jabatannya di alat kelengkapan dewan (Seperti komisi badan anggaran atau badan kehormatan) sangsi terberat nya iyalah apa bila ada temuan menyangkut penyalahgunaan kekuasaan nya, itu sangsi nya tetap Aturan nya tetap PAW jika temuan pelanggaran nya semasa menjabat 

Dan kalau berbicara menyangkut kepemerintahan nya Bupati Halmahera Barat James uang coba lihat saja dari infrastruktur daerah dari sidangoli sampai ke perbatasan Halmahera Barat dan Halmahera utara itu semua tidak sesuai apa yang di beritakan dan apa yang di Laporkan oleh Bupati Halmahera Barat perbaikan Fisik jalan umum saja ber pindah pindah sedangkan pengusulan anggaran banyak begitu menyangkut obat obatan di Rumah sakit dan pembangunan infrastruktur Rumah sakit pratama bantuan dari kementerian perikanan bantuan kementerian kelautan berupa mesin ketinting singgah perahu 

Semua bantuan bantuan tersebut tidak mengikuti sesuai dengan mekanisme yang sebenarnya hampir rata rata dari kabid kabag Hingga kadis di ambil dari kekeluargaan kalau bukan dari saudara nya James uang di ambil dari keluarga nya dari istri James uang (Meri Popala) dan sisa nya dari itu menyalurkan program pemerintah ke pelosok desa desa tim tim sukses nya James uang hingga bantuan bantuan  yang harus nya masyarakat itu Terima dengan sesuai pendataan dari badan statistik itu di rubah yang taraf keadaan pendapatan nya sehari hari lebih dari cukup mereka yang dapatkan bantuan 

Tapi kasihan masyarakat yang taraf pendapatan nya mereka makan cari pada hari itu juga dan besok nya cari kembali bagai mana keadaan kedepannya masyarakat makan untuk pada hari itu saja dan besok nya ber juang kembali justru mereka punya nama mendapatkan bantuan bantuan dari pemerintah tapi itu di alihkan kepada keluarga keluarga dari tim tim sukses nya James uang dan Djufri Muhamad begitu juga menyangkut dengan soal anggaran dana PEN, yang sampai sekarang ini entah seperti apa Akhir  perjalanan dari kasus tersebut kalau mau di pikiran susah ber ulang ulang kali di demo oleh mahasiswa Halmahera Barat kantor bupati Pun berdekatan dengan Polres Halmahera Barat kantor kejaksaan Negeri pun  sampai sekarang hanya mati suri,  berarti kan di balik dari itu ada apa ketika ketahuan para pendemo atau par pegawai PNS menuntut Hak nya mereka di turunkanlah tim penekanan di takut takuti untuk di asingkan di pindahkan ke Wilayah Laolda kalau kalau pun ada keluarga yang masih ber status PPPK atau tenaga Honorer timbul lagi penekanan jangan anggap mau lolos seleksi untuk menjadi PNS begitu juga dengan pembagian jatah minyak tanah bersubsidi masyarakat kecil jatah kuota minyak tanah di batasi dan juga di kurangi tapi keluarga nya dari James uang seperti Rosberi uang itu langsung lengkap dengan ijin pangkalan minyak tanya subsidi jatah kuota pun petunjuk khusus dari James uang berarti kan kepemimpinan nBupati Halmahera Barat James uang  sudah diduga Menerima Harta warisan dari Peninggalan nya dari Almarhum Sang Lagenda Dunia (Adolf Hitler). Imbuh praktisi hukum.

Membunuh masyarakat dengan segala cara aturan  penekanan dan mengatur kepemerintahan secara meng intimidasi dan menakut nakuti masyarakat karena James uang berpikir bahwa dia adalah bupati nya semua apa yang di inginkan tidak  bisa membantah dan Harus tunduk bertekuk lutut  setiap apa yang di perintahkan oleh James uang dan kolega kolega nya dan juga keluarganya James uang dan keluarga nya dari Meri Popala Harus ikuti apa bila tidak mengikuti kemauan mereka makan tamat sudah pekerjaan yang mereka Harapkan ungkap Narasumber kepada tim media investigasi, dengan adanya.

Pemberitaan dan informasi tersebut tim media investigasi sudah ber upaya untuk konfirmasi kepada  bupati Halmahera Barat James uang sangat susah untuk di hubungi bahkan Sangat Alergi kalau mendengar dari tim media investigasi konfirmasi menyangkut soal anggaran yang ada di pemda Halmahera Barat dan takut kalau selama ini kedok nya Bupati Halmahera Barat James uang itu terbongkar Rahasia yang selama ini ini di tutup rapat oleh James uang bahkan Hukum saja tunduk kepada James uang dan tidak bisa ber kutik dan kini supermasi Hukum yang ada di Halmahera Barat kalau menyangkut kasus temuan di Lingkup kepemerintahan James uang pada kenyataannya Oknum oknum Aparat hukum pun tunduk kepada anak nya Adolf Hitler (James uang).

 KPK Saja Takut untuk panggil dan periksa kepada James uang Bersama dengan Antek Antek nya Sanggup kah dari KPK Untuk meng Audit kembali keseluruhan jumlah Anggaran Negara yang di kucur kan di Halmahera Barat semenjak James uang menjabat bupati sampai saat ini di tahun 2026 ungkap Narasumber kepada tim media investigasi dengan Nada nya yang kesal  dan marah campur kecewa kalau dari KPK Takut Periksa kepada Bupati Halmahera Barat (James Uang),,,,.

 (Tim investigasi)




































Type and hit Enter to search

Close