TOBELO, MALUT – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku Utara, Aksandri Kitong, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, atas dimulainya pembangunan ruas jalan Lapi–Dorume di wilayah Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat Loloda yang selama ini diperjuangkan mulai dijawab oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Saat ditemui di Tobelo, Minggu (12/7/2026), Aksandri mengatakan pembangunan ruas jalan tersebut merupakan kabar yang sangat dinantikan masyarakat. Ia menilai komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses infrastruktur di wilayah terpencil patut diapresiasi karena akan berdampak langsung terhadap peningkatan mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi daerah.
"Saya memberikan apresiasi kepada Ibu Gubernur Sherly Laos karena sudah mulai merealisasikan pembangunan ruas jalan Loloda Utara, khususnya Lapi–Dorume. Masyarakat sangat senang, dan saya sebagai anggota DPRD juga merasa bersyukur karena apa yang kami sampaikan dalam beberapa pertemuan dengan Ibu Gubernur, termasuk melalui rapat paripurna DPRD Provinsi, akhirnya dijawab oleh pemerintah melalui dinas teknis," ujar Aksandri.
Politisi Komisi II DPRD Maluku Utara itu berharap pelaksanaan proyek tidak hanya mengejar target pembangunan, tetapi juga mengedepankan mutu pekerjaan. Menurutnya, kualitas konstruksi menjadi faktor utama agar manfaat jalan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
"Harapan saya, pembangunan ini dikerjakan dengan baik oleh pihak ketiga. Kualitas pekerjaan harus benar-benar dijaga sehingga anggaran yang telah digelontorkan pemerintah tidak sia-sia dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat secara nyata melalui jalan yang berkualitas dan tahan lama," tegasnya.
Dalam konfirmasi lanjutan melalui sambungan telepon pada Senin (13/7/2026), Aksandri kembali menegaskan pentingnya keberlanjutan pembangunan ruas jalan tersebut hingga tuntas sesuai target pemerintah.
Ia meminta Gubernur Maluku Utara memastikan dukungan anggaran setiap tahun agar penyelesaian jalan dapat terealisasi pada 2028 sebagaimana komitmen yang telah disampaikan kepada masyarakat Loloda.
"Saya berharap Ibu Gubernur terus mengawal pembangunan ini. Anggarannya harus menjadi perhatian agar target penyelesaian pada tahun 2028 benar-benar tercapai sesuai janji yang telah disampaikan kepada masyarakat," katanya.
Tak hanya pembangunan jalan, Aksandri juga meminta Pemerintah Provinsi memberikan perhatian serius terhadap pembangunan jembatan di sepanjang jalur Loloda. Menurutnya, keberadaan jembatan menjadi kebutuhan mendesak karena hingga kini masyarakat masih menghadapi risiko besar ketika musim hujan dan banjir.
Ia mengungkapkan, banyak pelajar terpaksa menghentikan aktivitas sekolah karena tidak dapat menyeberangi sungai. Kondisi serupa juga dialami warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat.
"Bukan hanya jalan yang harus dibangun, tetapi jembatan juga harus menjadi prioritas pemerintah. Saat hujan deras dan banjir, anak-anak sekolah tidak bisa menyeberang. Bahkan orang sakit yang harus berobat ke puskesmas atau dirujuk ke Tobelo juga sering tertahan. Kondisi ini sangat berbahaya dan bisa berakibat fatal," ungkapnya.
Menurut Aksandri, pembangunan jembatan memang membutuhkan anggaran yang besar, namun hal tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses.
"Memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tetapi pemerintah harus mencari solusi. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat keterbatasan infrastruktur. Jalan dan jembatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Aksandri kembali menyampaikan penghargaan kepada Gubernur Sherly Laos atas dimulainya pembangunan ruas Jalan Lapi–Dorume. Ia berharap proyek tersebut menjadi awal dari percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan Loloda sehingga mampu membuka keterisolasian wilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah paling utara Pulau Halmahera.
Tim Red


Social Footer