SUKABUMI, matapublikasinews.com
Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah di Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.
Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kebonpedes bersama sejumlah lembaga keagamaan menggelar Tabligh Akbar serta Santunan Anak Yatim Piatu dan Guru Ngaji di halaman Masjid Besar Al-Hidayah, Kampung Ranji, Desa Kebonpedes, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin tahunan tersebut diikuti masyarakat dari lima desa di wilayah Kecamatan Kebonpedes. Pada kesempatan itu, panitia menyalurkan santunan kepada 300 anak yatim piatu dan guru ngaji sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus penghargaan atas peran mereka dalam kehidupan keagamaan masyarakat.
Acara kemudian ditutup dengan Tabligh Akbar yang disampaikan oleh KH Asep Maulana dari Garut dan berlangsung khidmat serta penuh kebersamaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKS Abdunnatsir, Ketua Percepatan Pembangunan Kabupaten Sukabumi Ojang Apandi, Camat Kebonpedes Nani Rusyanti, unsur Forkopimcam, Kepala KUA, para kepala desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana, Ustaz Ade Saefulloh, mengatakan bahwa peringatan 10 Muharram tidak hanya menjadi bagian dari syiar Islam, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan ini kembali dapat terlaksana dengan baik. Santunan kepada anak yatim dan guru ngaji merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kita kepada mereka yang telah berkontribusi dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur dan dermawan yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh donatur, khususnya masyarakat Kecamatan Kebonpedes yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga infak dan sedekah yang diberikan menjadi amal saleh serta mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” katanya.
Sementara itu, Camat Kebonpedes Nani Rusyanti menuturkan bahwa santunan bagi anak yatim piatu dan guru ngaji telah menjadi tradisi yang terus dijaga setiap peringatan 10 Muharram.
“Alhamdulillah, tahun ini kita kembali dapat berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan para guru ngaji di wilayah Kecamatan Kebonpedes. Terima kasih kepada Bapak Bupati Sukabumi, anggota DPRD, serta seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ungkapnya.
Menurut Nani, kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dan solidaritas sosial masyarakat Kebonpedes. Ia berharap jumlah donatur maupun penerima manfaat dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang sehingga kebermanfaatannya semakin luas dirasakan masyarakat.
Di tempat yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKS, Abdunnatsir, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilainya sebagai wujud nyata syiar Islam sekaligus penguatan nilai-nilai kepedulian sosial.
“Kebonpedes selalu menunjukkan semangat yang luar biasa dalam mensyiarkan nilai-nilai Islam, termasuk melalui peringatan 10 Muharram ini. Momentum ini menjadi sarana untuk melakukan introspeksi diri sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” tuturnya.
Menurut Abdunnatsir, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui perhatian dan bantuan kepada anak yatim piatu serta para guru ngaji.
“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Insya Allah, saya akan terus mendorong dan mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kebonpedes,” katanya.
Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dalam menyambut Tahun Baru Islam. Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai keislaman, solidaritas, dan gotong royong terus dipupuk sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat di Kecamatan Kebonpedes.
Prima RK


Social Footer