Matapubliknews.com

Diduga Pakai IPAL Asal-asalan, Ka SPPG Bojonggaling 2: IPAL Kami belum Sempurna

SUKABUMI, - Setelah sebelumnya dugaan menu yang dinilai tidak sesuai dengan kelayakan hitungan serta insentif kader posyandu dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)  Bojonggaling 2 mencuat dan menjadi sorotan karena jbelum memiliki sesuai aturan. 

Terkait IPAL tersebut pun seolah di benar oleh Muhamad Rizki Rahmatulloh kepala SPPG Bojonggaling 2 menuturkan bahwa IPAL kita sudah punya, namun memang belum sempurna masih terus dalam tahap perbaikan dan penyempurnaan. 

"Untuk terkait IPAL kami sudah ada cuman belum sempurna," jawabannya melalui pesan singkat karena sedang rapat dengan para kepala. 

Sorotan itu muncul setelah tim mendapatkan informasi dari beberapa warga dan ditemukan area tanah di bagian belakang dapur yang tampak hanya septictank untuk pembuangan limbah atau untuk mengolah limbah dapur.

"Sepertinya septictank yang berada di belakang dapur untuk pembuangan limbah, tentunya apakah sistem pengolahan limbah yang digunakan telah memenuhi standar lingkungan yang berlaku, " ungkap beberapa warga sekitar yang tidak menyebutkan namanya.

Lanjut mereka, mengingatkan pengelolaan limbah domestik wajib mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 68 Tahun 2016 mengenai baku mutu air limbah domestik.

"Pengelolaan air limbah domestik harus memenuhi ketentuan yang berlaku. Jika tidak sesuai, tentu ada konsekuensi hukum dan sanksi yang dapat dikenakan," ujarnya.

Warga juga mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan limbah di dapur SPPG tersebut. Menurut dia, yang menjadi perhatian adalah aktivitas dapur SPPG diketahui tetap berjalan seperti biasa meski diduga terdapat pekerjaan pada instalasi pengolahan limbah.

"Kami meminta BGN melakukan evaluasi dan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran terkait pengelolaan IPAL di dapur SPPG Bojonggaling 2," tegasnya.

Sumber: Tim Redaksi




































Type and hit Enter to search

Close