Matapubliknews.com

SPPG Bantargadung Klarifikasi Polemik Menu MBG: Distribusi Disesuaikan Libur Nasional dan Tetap Utamakan Kualitas

SUKABUMI – Menanggapi pemberitaan terkait menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai kurang ideal di wilayah Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memberikan klarifikasi sekaligus memastikan bahwa program tetap berjalan sesuai prosedur dan terus dilakukan evaluasi demi pelayanan yang lebih baik.

Pihak SPPG menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi, khususnya terkait paket MBG kategori 3B yang didistribusikan pada Senin, 25 Mei 2026. Namun demikian, distribusi menu tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan operasional untuk dua hari sekaligus, yakni Senin dan Selasa (25–26 Mei 2026).

Penyesuaian dilakukan karena pada tanggal 27–28 Mei 2026 bertepatan dengan hari libur nasional, sehingga berdasarkan ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak dilakukan pendistribusian makanan pada hari tersebut.

“Terkait adanya keluhan terhadap salah satu menu, khususnya otak-otak yang dinilai memiliki tekstur keras, hal itu menjadi bahan evaluasi serius bagi kami,” ujar pihak SPPG dalam keterangannya.

SPPG menjelaskan bahwa menu tersebut merupakan menu baru yang pertama kali digunakan dalam distribusi MBG. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan pembenahan agar kualitas rasa, tekstur, serta kelayakan konsumsi dapat lebih optimal pada pendistribusian berikutnya.

Selain itu, hasil evaluasi juga telah disampaikan kepada seluruh PIC di sekolah maupun posyandu agar pengawasan distribusi dan kualitas makanan semakin diperketat.

SPPG menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tetap berkomitmen memberikan manfaat nyata bagi para penerima, khususnya anak-anak sekolah dan masyarakat yang membutuhkan asupan gizi seimbang.

“Kami akan terus melakukan pembenahan dan pengawasan agar pelayanan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih baik, tepat sasaran, serta tetap mengedepankan kualitas dan manfaat bagi penerima,” lanjut pernyataan tersebut.

Pihak SPPG juga mengapresiasi perhatian masyarakat serta berbagai kritik dan masukan yang diberikan. Menurut mereka, kritik tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama untuk mendukung keberlangsungan dan peningkatan kualitas program MBG di masa mendatang.

Reporter : Dadan 


































Type and hit Enter to search

Close