SUKABUMI — Rencana audiensi Forum RT/RW Kota Sukabumi dengan DPRD pada Rabu, 20 Mei 2026, diwarnai polemik. Forum menduga ada upaya sistematis untuk mengalihkan konsentrasi massa menjelang agenda tersebut.
Sejumlah kegiatan mendadak yang melibatkan RT/RW muncul di waktu yang bersamaan dengan jadwal audiensi. Di antaranya rapat koordinasi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui PBB-P2 di Kecamatan Cibeureum, serta sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kecamatan Gunungpuyuh.
Forum RT/RW menilai kemunculan agenda itu bukan kebetulan. “Ada kesan kegiatan ini dipaksakan hadir di waktu yang sama,” kata perwakilan Forum RT/RW, Arif Rachman, Selasa,
(19/05/2026).
Menurut Arif, pelibatan RT/RW dalam sosialisasi SPMB justru menimbulkan tanda tanya. Ia mempertanyakan urgensi kegiatan tersebut jika harus berbenturan dengan agenda audiensi yang sebelumnya telah disepakati.
“Ini bukan sekadar soal jadwal. Ini menyangkut etika dalam mengelola partisipasi publik,” ujarnya.
Forum juga mengklaim menerima informasi adanya tekanan dari sejumlah pihak agar audiensi dibatalkan. Arif tidak merinci pihak yang dimaksud, namun menyebut situasi tersebut sebagai sinyal adanya persoalan yang lebih mendasar.
“Jika benar, ini menunjukkan lemahnya komitmen untuk mendengar aspirasi warga secara terbuka,” kata dia.
Ia menegaskan, dalam sistem demokrasi, ruang audiensi semestinya dijaga sebagai kanal komunikasi antara warga dan pemerintah. Bukan sebaliknya.
“Kalau sampai ada upaya pengalihan, ini berpotensi mencederai proses demokrasi lokal,” ujar Arif.
Meski demikian, Kata Arif Forum RT/RW memastikan audiensi tetap digelar. Hingga Selasa, sekitar 550 peserta telah menyatakan akan hadir.
" Angka itu, menunjukkan bahwa kebutuhan warga untuk didengar tidak surut. “Justru semakin menguat,” kata dia.
" Situasi ini menempatkan Pemerintah Kota Sukabumi dalam sorotan. Di satu sisi, publik menunggu ruang dialog yang terbuka. Di sisi lain, muncul kesan adanya manuver yang justru menjauhkan substansi persoalan." Tandasnya
Prima RK


Social Footer