Matapubliknews.com

ZIS Tidak Hanya untuk Asnaf, Camat Sukaraja: Akan Dialokasikan untuk Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur


SUKABUMI – 
Pemerintah Kecamatan Sukaraja menggelar kegiatan Halal Bihalal sekaligus Rapat Koordinasi (Rakor) Expose Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang berlangsung di Aula Kecamatan Sukaraja, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, para kepala desa, organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta pemuda setempat.

Camat Sukaraja, Arid Ahmad Ridwan, mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas berbagai isu strategis yang tengah dihadapi wilayahnya.

“Alhamdulillah pada hari ini kami Pemerintah Kecamatan Sukaraja menyelenggarakan rapat koordinasi untuk menyikapi situasi terkini dan isu-isu strategis, seperti efisiensi alokasi dana desa dan anggaran dana desa,” ujarnya.

Ia menegaskan, para kepala desa perlu menyampaikan kondisi keuangan desa saat ini kepada masyarakat. Hal itu penting agar masyarakat memahami jika tidak semua usulan melalui musrenbang dapat direalisasikan secara maksimal.


“Hal ini karena kemampuan finansial desa saat ini mengalami penurunan,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan yang bertepatan dengan bulan Syawal ini juga dimanfaatkan sebagai ajang Halal Bihalal guna mempererat tali silaturahmi antar pemangku kepentingan di Kecamatan Sukaraja.

“Selain silaturahmi, ini juga menjadi sarana koordinasi dalam menyikapi berbagai persoalan agar kondisi wilayah tetap kondusif,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak kecamatan juga memaparkan laporan hasil pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Sukaraja. Dana tersebut, lanjutnya, telah disetorkan ke BAZNAS Kabupaten Sukabumi sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Arid menyebutkan bahwa ke depan pemanfaatan dana ZIS akan lebih dikembangkan.

“Hasil ZIS akan bertransformasi, tidak hanya disalurkan kepada delapan asnaf zakat, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur, termasuk rumah tidak layak huni (rutilahu), tentunya disesuaikan dengan kemampuan yang ada,” paparnya.

Di akhir keterangannya, ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu, serta tetap menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami menghimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca saat ini, serta tetap bijak dalam menyikapi situasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Prima RK































Type and hit Enter to search

Close