SUKABUMI - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diterapkan di sejumlah satuan pendidikan dan posyandu di Kabupaten Sukabumi, sebagai upaya memperkuat pemenuhan gizi anak dan kelompok rentan. Program ini menyasar siswa sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui melalui penyediaan paket makanan sehat berbasis pangan lokal.
Di Posyandu Latulip yang berada di Kampung Kebon muncang, Desa Lebaksari, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, pendistribusian paket MBG dilakukan secara rutin kepada warga penerima manfaat. Setiap paket dirancang sederhana namun memenuhi kebutuhan gizi harian, sehingga dapat langsung dikonsumsi tanpa perlu pengolahan tambahan.
Menurut Tri Dendra Sadewa Kepala satuan pelaksana (Kasatpel) MBG dari SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Parakansalak Lebaksari 2 yang berada di Kecamatan Parakansalak menjelaskan bahwa setiap penyaluran dibuktikan dengan penanda khusus sebagai bukti produksi terkontrol untuk konsumsi harian.
"Setiap menu MBG ini disiapkan untuk ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak agar kualitas dan kebersihannya tetap terjaga serta setiap menunya sudah sesuai dengan Gizi yang seimbang bagi penerima manfaat," ungkapnya.
Dendra menambahkan pada program MBG 3 B pada kelompok ini, program menyasar anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, di mana gizi yang cukup sangat penting untuk mendukung proses belajar dan perkembangan kognitif mereka.
"Untuk anak usia di bawah lima tahun, kelompok ini termasuk menjadi sasaran utama program makan bergizi gratis lantaran balita merupakan periode kritis dalam tumbuh kembang anak. Kekurangan gizi pada masa periode pertumbuhan ini dapat menyebabkan dampak yang tidak dapat dipulihkan," terang Dendra.
Lanjut Dendra pada ibu hamil, pemenuhan gizi pada ibu hamil juga sangat penting. Gizi yang baik selama kehamilan memberi perlindungan bagi ibu hamil dan janin sebab dapat mencegah komplikasi kehamilan, kelahiran prematur, serta stunting pada bayi.
"Sementara untuk ibu menyusui, Gizi yang cukup pada ibu menyusui penting untuk produksi ASI yang berkualitas dan tumbuh kembang bayi yang optimal. Oleh sebab itu, kelompok ibu menyusui juga penting untuk diperhatikan dan menjadi sasaran program pemenuhan gizi oleh pemerintah," lanjutnya.
Tak hanya itu SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Parakansalak Lebaksari 2 laksanakan kegiatan Edukasi Gizi untuk penerima manfaat terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui dan para balita.
"Hal ini juga menjadi ikhtiar kami dalam mensosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis, serta untuk mengetahui perkembangan tumbuh kembang Balita serta Kesehatan Ibu Hamil Dan menyusui, " tambah Dendra.
Dalam Pelaksanaan Kegiatan ini kami di dampingi oleh Unsur Puskesmas Parakansalak, Pendamping Lapangan KB serta unsur Koramil Kecamatan Parakansalak. Agar kegiatan mencapai maksimal tentunya peran serta semua pihak agar mencapai Indonesia emas.
"Kami berharap dengan di adakannya edukasi gizi kepada Penerima manfaat ini kedepannya masyarakat lebih memahami Program Makan Bergizi gratis adalah program yang baik dan penting, " tuturnya.
Dendra mengajak kepada Penerima manfaat menjaga pola hidup sehat, disisi lain kita memberikan program Makan Bergizi Gratis, di sisi lain pula masyarakat menjaga Pola hidup sehat nya.
"Rencana Kedepannya SPPG Parakansalak Lebaksari 2 akan terus melakukan monitoring serta Kontroling dalam pelaksanaan Operasional SPPG terutama Pada Sasaran B3 ini dengan pendataan dan pengecekan Kesehatan salah satunya perkembangan balita berdasarkan Tinggi Badan (TB) dan Berat Badan (BB), berdasarkan kategori usianya, juga kami akan terus melaksanakan Koordinasi dengan Instansi terkait dalam Program ini," pungkasnya.
Reporter: Jack


Social Footer