SUKABUMI — Kepala Desa Salawangi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, H. Asikin, memberikan klarifikasi terkait beredarnya video yang menunjukan mobil siaga desa digunakan tidak sesuai peruntukannya.
H. Asikin menegaskan, kejadian tersebut bukanlah untuk keperluan jalan-jalan seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial. Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi dalam kondisi darurat.
“Kondisinya saat itu mobil digunakan untuk menjemput istri yang tiba-tiba kondisi kesehatannya menurun pada acara halal-bihalal. Awalnya saya mau pake kendaraan pribadi tapi diperjalanan mogok,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Dalam situasi tersebut, dirinya memutuskan untuk meminjam mobil desa siaga guna mengatasi keadaan mendesak tersebut. Ia juga menegaskan bahwa penggunaan kendaraan tersebut hanya dilakukan dalam waktu singkat.
“Jadi bukan digunakan untuk jalan-jalan seperti dalam video yang beredar. Ini murni karena kondisi darurat,” tegasnya.
Lebih lanjut, H. Asikin menekankan, mobil desa siaga tidak digunakan secara sembarangan. Penggunaannya tetap harus memenuhi ketentuan, yakni untuk kepentingan darurat dan dengan kehati-hatian.
“Selama ini kami tidak sembarangan menggunakan mobil desa siaga,” tambahnya.
Meski demikian, ia tetap menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila kejadian tersebut menimbulkan keresahan. Ia juga mengapresiasi kritik yang disampaikan warga sebagai bentuk kepedulian terhadap pengelolaan desa.
“Saya mohon maaf jika video yang beredar menimbulkan keresahan. Terima kasih atas kritik dari masyarakat, ini menunjukkan bahwa masyarakat peduli terhadap desa,” pungkasnya.
Prima RK


Social Footer