Matapubliknews.com

Desember Viral, Maret Rampung Total! Cepatnya Satbrimob Malut Hadirkan Jembatan di Desa Salube

HALMAHERA UTARA – Hanya butuh waktu singkat bagi kepolisian untuk mengubah video viral keputusasaan menjadi monumen harapan nyata. Jumat (6/3/2026), Jembatan Merah Putih Polri di Desa Salube, Kecamatan Loloda Kepulauan resmi dinyatakan rampung 100%. Pembangunan jembatan beton berukuran 12x3 meter ini diinisiasi setelah tragedi warga yang terpaksa memikul keranda jenazah melintasi amukan sungai karena jembatan darurat hancur pada awal Desember 2025.

Percepatan pembangunan ini tak lepas dari kerja keras 17 personel Brimob di bawah komando IPDA Ikram Kadir yang dikerahkan Kapolda Maluku Utara. 

"Keringat ini adalah bakti kami untuk masyarakat. Kami justru berterima kasih kepada seluruh warga Desa Salube atas kerja sama luar biasa dari peletakan batu pertama," ungkap IPDA Ikram usai pelaksanaan Shalat Jumat berjamaah di lokasi. Kerja keras ini menuai puji syukur dari Kades Sabri Duduaka. 

"Kami sungguh tidak menyangka doa kami dijawab secepat ini. Bantuan jembatan beton ini bukan sekadar bangunan fisik bagi kami, tapi penyambung urat nadi kehidupan. Material dimuat lewat KM. Aksar 09 berkat bantuan Brimob. Mewakili masyarakat Salube, rasa syukur dan terima kasih kami tak terhingga kepada Kapolda Malut dan Dansat Brimob. Tragedi masa lalu tidak akan terulang lagi," tuturnya lega.

Kehadiran jembatan ini seolah menyembuhkan luka kolektif masyarakat. Tokoh pemuda Waldi Hi. Rauf, S.Hi, mendeskripsikan momen ini dengan emosional.

"Kejadian Desember lalu adalah mimpi buruk dan trauma mendalam. Melihat orang tua menantang maut di tengah banjir bandang sangat menyayat hati. Hari ini, melihat Jembatan Merah Putih Polri berdiri megah rasanya seperti keajaiban. Apresiasi setinggi-tingginya untuk personel Brimob," bebernya. 

Para personel dijadwalkan ditarik kembali ke markas pada 8 Maret, menunggu peresmian resmi pasca-Lebaran.

Reporter : Dodi SH

















Type and hit Enter to search

Close