JAKARTA -- 6 Februari 2026 – menjadi momentum bersejarah bagi segenap keluarga besar Forum Pers Independent Indonesia (FPII), dengan merayakan hari jadi FPII yang ke-10.
Dalam momentum bersejarah ini, Ketua Presidium FPII menyampaikan pesan motivasi dan harapan kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota FPII yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Sepuluh tahun yang lalu, kita mulai dengan semangat yang sama untuk memperjuangkan kebebasan , martabat dan kehormatan pers, menjaga profesionalisme, dan integritas dalam dunia jurnalistik Indonesia," ujar Ketua Presidium FPII Dra.Kasihhati kepada sejumlah awak media,, jumat (6/1/2026) dijakarta.
"Setiap langkah yang kita tempuh selama satu dekade ni , ditandai suka duka dan semuanya tidak lepas dari kerja keras, kerja sama, dan dedikasi seluruh pengurus dan anggota FPII yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai pers independen." Ujarnya, seraya mengucapkan apresiasi dan rasa bangganya terhadap loyalitas, dedikasi dan pengabdian jajaran pengurus dan anggota FPII didaerah.
Tokoh Pers Wanita itu, menekankan pentingnya prinsip independensi dan profesionalitas dalam menjalankan tugas jurnalistik. "Dalam menjalankan profesinya, jajaran pengurus dan anggota harus menjaga independensi dan profesionalisme pers, tetap memposisikan FPII sebagai garda terdepan dalam membela insan pers indonesia. "Kita harus menjadi benteng yang melindungi rekan-rekan se-profesi dari segala bentuk tekanan atau gangguan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik yang objektif dan adil," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Presidium FPII juga mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mengikuti perkembangan teknologi dan trend media, serta tetap berperan aktif sebagai ujung tombak dalam menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Ke depannya, saya berharap FPII dapat semakin memperkuat jejaring dan kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam negeri maupun internasional. Kita juga harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman agar tetap relevan dan mampu berkontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa melalui pers yang berkualitas," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Nasional FPII, Irfan Denny Pontoh, S.Sos mengatakan, dalam momentum HUT FPII yang ke-10 ini, dirinya memandang pont penting yang perlu dilakukan adalah melakukan penguatan terhadap jaringan media FPII, dengan memberikan perhatian terhadap isu-isu sentral yang terjadi disetiap daerah.
"Kalo selama ini Jaringan media FPII hanya fokus mensuport pemberitaan terkait kegiatan FPII, maka kedepan perlu didorong agar isu-isu sentral daerah juga bisa menjadi release resmi presidium FPII," ujar Irfan, seraya menambahkan, wadah organisasi profesi pers semakin dinamis, karenanya sudah saatnya kita membuka ruang pengabdian yang lebih luas, agar FPII makin eksis.
Lanjut dikatakan, langkah-langkah pembenahan dan evaluasi organisasi ditingkat Setwil dan Korwil juga akan terus dilakukan.**
*(Sumber : Presidium FPII)*


Social Footer