Program P3TGAI 2026 Dimulai, Kementerian PU Buka Rekrutmen TPM di 12.000 Lokasi
Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi memulai pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang akan dilaksanakan di sekitar 12.000 lokasi di seluruh Indonesia. Bersamaan dengan itu, Kementerian PU juga membuka rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) guna mendukung pelaksanaan program yang menyasar peningkatan jaringan irigasi berbasis pemberdayaan masyarakat tersebut.
Program P3TGAI merupakan salah satu program padat karya yang bertujuan meningkatkan fungsi jaringan irigasi, memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat di berbagai daerah.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa program ini memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini adalah instrumen penting untuk memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh lapisan masyarakat. Dengan melibatkan warga setempat dalam pembangunan, padat karya membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan daya beli masyarakat,” ujar Dody Hanggodo.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat secara langsung dalam pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kunci keberhasilan program karena selain menghasilkan sarana yang bermanfaat, juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab dalam pemeliharaannya.
Sementara itu, sebagaimana dikutip dari RRI.co.id, pemerintah terus menempatkan sektor irigasi sebagai bagian penting dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga produktivitas pertanian, khususnya di daerah-daerah sentra produksi pangan.
Melalui pelaksanaan P3TGAI, pemerintah berharap distribusi air ke lahan pertanian dapat berjalan lebih optimal sehingga produktivitas petani meningkat dan ketahanan pangan nasional semakin kuat.
Dalam pelaksanaannya, Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) akan bertugas mendampingi kelompok petani mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga penyusunan administrasi dan pelaporan. Kehadiran TPM diharapkan mampu memastikan program berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Dengan pelaksanaan di sekitar 12.000 lokasi pada tahun 2026, Program P3TGAI diharapkan menjadi salah satu instrumen percepatan pembangunan infrastruktur irigasi sekaligus pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi petani dan masyarakat pedesaan di seluruh Indonesia.
(Yan-CS)


Social Footer