Matapubliknews.com

Puluhan Karyawan PT. Bamboo RI Keluhkan Gajih Januari Sampai Maret Masih Belum Di Bayar



Sukabumi – 
Puluhan karyawan PT Bamboo Republik Indonesia yang berlokasi di Jalan Sejahtera, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, mengeluhkan keterlambatan pembayaran gaji yang disebut belum diselesaikan sejak awal tahun 2026.

Berdasarkan keterangan dari sumber internal karyawan, sekitar 25 pekerja terdampak penundaan gaji sejak Januari hingga Maret 2026. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 orang masih tetap bekerja hingga saat ini, meski kondisi pembayaran upah dinilai belum jelas.

Para pekerja mengaku sempat menerima pembayaran sebagian. Pada 3 Februari 2026, mereka disebut memperoleh kasbon sebesar Rp300 ribu. Kemudian pada 9 Februari 2026, sebagian karyawan menerima sisa gaji Januari sekitar Rp2,3 juta.

Namun pada bulan berikutnya, kondisi kembali tidak menentu. Para pekerja yang tetap bekerja selama Februari 2026 disebut hanya menerima sekitar 50 persen dari gaji, yang dibayarkan pada 27 Februari, sementara sisa pembayaran masih tertunda tanpa kepastian waktu pencairan.

Keluhan para pekerja juga diperkuat oleh catatan data internal karyawan yang memperlihatkan daftar nama pekerja, besaran gaji, hingga keterangan fasilitas kerja. Dalam catatan tersebut tercantum lebih dari 22 nama karyawan dengan rata-rata gaji sekitar Rp2,5 juta per bulan.

Dalam dokumen yang ditunjukkan kepada wartawan, juga tertulis akumulasi nilai gaji yang tercatat mencapai sekitar Rp54.025.000. Catatan tersebut turut memuat keterangan tambahan seperti uang makan atau coffee break sekitar Rp75 ribu, serta kolom terkait kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang pada sebagian nama tercantum tidak tersedia.

Para pekerja menyebutkan bahwa mereka telah berupaya mencari solusi dengan melakukan tiga kali pertemuan atau musyawarah di lingkungan pabrik guna meminta kepastian pembayaran gaji. Menurut mereka, persoalan ini bahkan telah diketahui oleh pihak RT, RW hingga lurah setempat.

Namun hingga kini, para karyawan mengaku belum mendapatkan titik terang. Bahkan dalam salah satu pertemuan dengan pihak perusahaan, mereka mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat menanyakan hak mereka.

“Kami hanya ingin kepastian gaji. Tapi saat pertemuan terakhir malah dimaki-maki, diolok-olok, bahkan disamakan seperti binatang,” ujar salah satu sumber yang meminta identitasnya tidak disebutkan,Jumat (6/3/2026).

Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa dalam pertemuan tersebut sempat muncul pernyataan yang menyinggung soal berbagai “jasa” perusahaan selama para karyawan bekerja, bahkan hingga hal-hal kecil seperti makanan yang pernah diberikan.

“Padahal kami hanya menagih hak kami, tapi malah diminta mengganti semua dari awal selama kami bekerja,” ungkapnya.

Para pekerja berharap ada itikad baik dari pihak perusahaan untuk segera menyelesaikan kewajiban pembayaran gaji, mengingat sebagian dari mereka mengaku sangat bergantung pada penghasilan tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Bamboo Republik Indonesia belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan para karyawan tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada manajemen perusahaan untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut.

Prima RK































Type and hit Enter to search

Close