SUKABUMI — Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, menggelar Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Periode 2026–2027, Selasa (9/6/2026).
Pemilihan tersebut dilaksanakan untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa hingga berakhirnya masa jabatan yang sedang berjalan.
Proses pemilihan berlangsung tertib, aman, dan demokratis dengan melibatkan unsur masyarakat yang telah ditetapkan sebagai pemilih sesuai ketentuan.
Pilkades PAW menjadi salah satu mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan guna menjamin keberlangsungan roda pemerintahan desa serta pelayanan kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil penghitungan suara, calon nomor urut 1, Ephar Sayid Abdullah, memperoleh 35 suara dan unggul atas dua kandidat lainnya. Calon nomor urut 2, Iman Thariq Mubarok, meraih 16 suara, sementara calon nomor urut 3, Rahman Hidayat, memperoleh 14 suara.
Sebanyak 65 pemilih yang berasal dari perwakilan lima kedusunan dan 27 RW turut menggunakan hak pilihnya dalam pemungutan suara tersebut. Dengan perolehan suara terbanyak, Ephar Sayid Abdullah ditetapkan sebagai Kepala Desa PAW Sukaraja terpilih.
Ketua Panitia Pilkades PAW Desa Sukaraja, H. Zaenal Abadin, menjelaskan bahwa seluruh tahapan pemilihan telah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku, mulai dari tahap persiapan, pencalonan, pelaksanaan pemungutan suara hingga penyusunan laporan hasil kegiatan.
“Untuk Pilkades PAW, seluruh tahapan dilaksanakan dalam rentang waktu sekitar tiga bulan hari kerja. Setelah tahapan penetapan calon dimulai, panitia harus terus bekerja sesuai jadwal yang telah ditentukan hingga pelaksanaan pemilihan dan selanjutnya menyusun laporan kegiatan,” ujarnya.
Menurut Zaenal, hasil pemilihan selanjutnya akan disampaikan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Kecamatan Sukaraja, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, hingga kepada Bupati Sukabumi sebagai bagian dari proses administrasi dan penetapan lebih lanjut.
Ia bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar dan kondusif.
Zaenal juga mengajak seluruh masyarakat untuk menerima hasil pemilihan sebagai bagian dari proses demokrasi yang telah disepakati bersama.
“Dinamika demokrasi telah berjalan dengan baik. Kini saatnya seluruh elemen masyarakat bersatu mendukung kepala desa terpilih agar pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Ia menambahkan, pelaksanaan Pilkades PAW merupakan wujud komitmen terhadap tata kelola pemerintahan desa yang demokratis dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa beserta regulasi turunannya.
Dengan terpilihnya kepala desa PAW yang baru, diharapkan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dapat terus berjalan secara berkesinambungan, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
Sementara itu, Camat Sukaraja, Arid Ahmad Ridwan, menyampaikan ucapan selamat kepada Ephar Sayid Abdullah atas amanah yang diberikan melalui mekanisme demokrasi desa tersebut.
Menurut Arid, pemilihan kepala desa bukan sekadar proses memilih pemimpin, melainkan momentum memperkuat kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
“Pemilihan telah selesai dan menghasilkan pemimpin baru. Saya berharap kepala desa terpilih dapat menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat Desa Sukaraja, bukan hanya bagi pendukungnya. Rangkul semua pihak dan jadikan perbedaan selama proses demokrasi sebagai kekuatan untuk membangun desa,” ujarnya.
Ia menilai tantangan pembangunan desa ke depan membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah desa, BPD, lembaga kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat.
Karena itu, kepala desa terpilih diharapkan segera menyusun program yang berpihak pada kebutuhan warga, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga transparansi penyelenggaraan pemerintahan, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan maupun pemerintah kabupaten.
Arid juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana yang kondusif pascapemilihan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada sosok kepala desa, tetapi juga ditentukan oleh partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga persatuan dan semangat gotong royong.
" Keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh kepala desa, tetapi juga dukungan seluruh masyarakat. Mari bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan membangun Desa Sukaraja agar semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.
Prima RK


Social Footer